Siswa SMP Negeri 5 Sukoharjo Antusias Membuat Biopori untuk Dukung Program Adiwiyata

 

Sukoharjo — Upaya membangun budaya peduli lingkungan terus dilakukan oleh SMP Negeri 5 Sukoharjo melalui kegiatan pembuatan lubang biopori yang melibatkan siswa, guru, dan warga sekolah pada Sabtu (13/9). Kegiatan ini menjadi salah satu aksi nyata sekolah dalam mendukung Program Adiwiyata dan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

Kegiatan pembuatan biopori dilaksanakan di area taman sekolah, sekitar lapangan, serta beberapa titik yang sering tergenang air saat musim hujan. Para siswa terlihat antusias membawa alat sederhana seperti bor biopori, sekop, dan sampah organik berupa daun kering untuk dimasukkan ke dalam lubang biopori.

Kepala SMP Negeri 5 Sukoharjo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekaligus mengurangi genangan air di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga praktik langsung menjaga keseimbangan alam. Biopori sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya resap air dan mengolah sampah organik menjadi kompos alami,” ujarnya.

Koordinator Adiwiyata sekolah menjelaskan bahwa pembuatan biopori merupakan bagian dari program pengelolaan lingkungan berbasis partisipatif. Selain membantu konservasi air, biopori juga menjadi media edukasi tentang pentingnya pengurangan sampah organik melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat lubang biopori dengan kedalaman sekitar 80 hingga 100 sentimeter. Setelah lubang selesai dibuat, siswa memasukkan sampah organik seperti daun dan rumput kering agar dapat terurai secara alami.

Salah satu siswa kelas VIII mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pembuatan biopori memberikan pengalaman baru sekaligus menambah wawasan tentang cara menjaga lingkungan sekolah agar tetap hijau dan sehat.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para guru karena mampu menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan semangat gotong royong di kalangan siswa. Sekolah berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin sehingga budaya cinta lingkungan semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah.

Dengan adanya kegiatan pembuatan biopori ini, SMP Negeri 5 Sukoharjo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan menuju sekolah Adiwiyata yang berprestasi.

Posting Komentar

0 Komentar